Blog untuk belajar bersama

Temukan berbagai informasi di blog ini tempat untuk berbagi

CAPACITY BUILDING

Ikatan Guru Indonesia (IGI)menggelar Capacity Building Mitra Pendidikan Indonesia (MPI) bertema “Integrasi Kecerdasan Artifisial dan Teknologi dalam Pembelajaran untuk Mendukung Penguatan Literasi dan Numerasi” pada Jumat (26/9) di The Sultan Hotel Residence, Jakarta.

Pemanfaatan Media Sosial

Indonesia menduduki peringkat pertama dalam penggunaa media sosial

Kamis, 11 Desember 2025

Inovasi Pembelajaran Digital : SAGUSABLOG

 

Pembelajaran Digital

Menggagas Inovasi Pembelajaran Digital: Sukseskan Program Sagusablog IGI

Ikatan Guru Indonesia (IGI) terus berkomitmen dalam meningkatkan kompetensi guru di era digital. Salah satu program unggulan yang secara masif mendorong transformasi digital di kalangan pendidik adalah Sagusablog (Satu Guru Satu Blog). Program ini tidak sekadar mengajarkan teknis pembuatan blog, melainkan sebuah inisiatif strategis untuk mempermudah dan memperkaya proses pembelajaran di sekolah.

Apa Itu Sagusablog?

Sagusablog merupakan pelatihan intensif dan terstruktur yang diselenggarakan IGI, yang secara harfiah bertujuan agar setiap guru memiliki dan mampu mengelola satu blog pribadi sebagai media edukasi dan publikasi.

Awalnya, program ini mungkin terasa menantang, terutama bagi guru yang kurang akrab dengan teknologi. Namun, IGI merancang kurikulum Sagusablog sedemikian rupa sehingga mudah diikuti, dimulai dari nol hingga mahir.

Tujuan Utama Sagusablog: Memudahkan Proses Pembelajaran

Kepemilikan blog bagi seorang guru memiliki dampak signifikan dan multifungsi, yang semuanya bermuara pada peningkatan kualitas dan efisiensi pembelajaran:

1. Sumber Belajar Digital yang Fleksibel (e-Resource)

Blog menjadi "perpustakaan digital" pribadi guru. Materi pelajaran, handout, lembar kerja, hingga presentasi dapat diunggah dan diakses kapan saja dan dari mana saja oleh siswa. Hal ini memecahkan masalah keterbatasan buku cetak dan memudahkan siswa mengulang materi di rumah.

2. Media Interaktif dan Umpan Balik

Guru dapat menyematkan kuis online, video pembelajaran, atau formulir umpan balik langsung di blog. Ini menciptakan pembelajaran yang lebih dinamis dan memungkinkan guru mendapatkan data evaluasi secara cepat.

3. Publikasi Karya dan Portofolio Guru

Blog berfungsi sebagai etalase profesional. Guru dapat mempublikasikan artikel ilmiah, best practices pembelajaran, hingga refleksi diri. Ini sangat mendukung pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) dan persyaratan kenaikan pangkat.

4. Komunikasi Efektif dengan Orang Tua

Blog bisa menjadi kanal resmi informasi sekolah atau kelas. Guru dapat berbagi rencana pelajaran mingguan, pengumuman penting, atau foto kegiatan belajar-mengajar, memastikan orang tua selalu terinformasi dan terlibat.

Tahapan Kunci dalam Pelatihan Sagusablog

Pelatihan Sagusablog IGI umumnya mencakup tahapan praktis berikut (menggunakan platform yang populer seperti Blogger atau WordPress):

TahapFokus UtamaOutput yang Diharapkan
PersiapanPemilihan platform dan penentuan Niche (tema blog: mata pelajaran, inovasi, atau materi spesifik).Akun blog siap pakai dengan tema edukasi yang jelas.
DesainPengaturan tata letak, pemilihan template yang user-friendly, dan penambahan menu penting (Profil Guru, Materi, Kontak).Blog memiliki tampilan profesional dan mudah dinavigasi.
KontenTeknik penulisan artikel yang menarik (SEO Friendly), cara menyematkan multimedia (gambar, video YouTube), dan membuat kategori konten.Minimal 5-10 artikel pembelajaran telah terpublikasi.
PromosiIntegrasi blog dengan media sosial, cara membagikan tautan secara efektif kepada siswa dan komunitas.Blog mulai dikunjungi dan digunakan sebagai media belajar.

 Dampak Nyata di Lapangan

Sejak diluncurkan, Sagusablog telah melahirkan ribuan blog edukasi yang aktif. Guru-guru kini tidak lagi bergantung sepenuhnya pada materi cetak. Mereka menjadi creator konten, bukan hanya consumer.

"Melalui Sagusablog, saya menemukan cara baru untuk menjangkau siswa yang gaya belajarnya visual dan auditif. Materi yang dulu hanya di papan tulis, kini bisa saya sajikan dalam bentuk infografis dan video di blog. Pembelajaran menjadi jauh lebih inklusif," ujar salah satu alumni Sagusablog dari IGI.

Dengan semangat Satu Guru Satu Blog, IGI tidak hanya menyiapkan guru yang melek digital, tetapi juga memastikan ekosistem pendidikan di Indonesia mampu beradaptasi dengan tuntutan zaman, menjadikan proses pembelajaran lebih mudah, modern, dan bermakna.

Selasa, 09 Desember 2025

Asesmen Sumatif 1 - Bahasa Inggris


Waktu Pengerjaan: 20:00 menit!
Hasil/ Nilai Anda :

Materi Kelas X

 ADJECTIVES (KATA SIFAT)


Adjectives (Kata Sifat) adalah kata yang digunakan untuk menambahkan arti pada kata benda atau kata yang menerangkan kata benda (noun). Berikut adalah beberapa contoh kata sifat (adjectives) dalam Bahasa Inggris.

Contoh Kalimat Menggunakan Adjectives (Kata Sifat)

This horse is aggressive, you have to be careful.
I am busy right now, please call me later.
I will buy brown bag for my sister.
He is a brave man in this village.
This coffee is bitter than before.
The window is broken, so I am going to repair it tomorrow.
This red car is cheap, but the black one is expensive and it looks elegant.
She is very cute and beautiful.
This box contains fresh fish.
This thing is rare and valuable, it’s really hard to find it.

1.    Limiting Adjectives (Kata Sifat Terbatas)

Article (kata sandang), terdiri dari: a, an, dan the.

untuk kata berawalan konsonan, contoh: a pen, a book, a cat, a horse, etc.
an untuk kata berawalan vocal, contoh: an aple, an eagle, an orange,  etc.
the untuk menda tunggal, contoh: the earth, the sea, the moon, the sun, etc.

2.    Demonstrative Adjectives (Kata Sifat Penunjuk)

This (ini) = untuk menunjuk benda yang dekat dalam bentuk tunggal.
Contoh: This is my book.
These (ini) = untuk menunjuk benda yang dekat dalam bentuk jamak.
Contoh: These houses are mine.
That (itu) = untuk menunjuk benda jauh dalam bentuk tunggal.
Contoh: That magazine which you are reading is mine.
Those (itu) = untuk menunjuk benda jauh dalam bentuk jamak.
Contoh: Those girls are our friends.

3.    Possessive Adjectives (Kata Sifat Kepunyaan)

My = punyaku, contohnya: My book is on the table.
Your = punya kamu, contohnya: Your skirt is yellow.
Our = punya kami/ kita, contohnya: Our teacher expects us to study hard.
Their = punya mereka, contohnya: Their teacher always comes on time.
His = punya dia laki-laki, contohnya: What is his telephone number?
Her = punya dia perempuan, contohnya: All her friends are beautiful.
Its = punyanya untuk benda mati atau binatang, contohnya: its color is red.

4.    Numeral Adjectives (Kata Sifat Bilangan)

Cardinal Number (Bilangan Pokok)
Contohnya: zero (0), one (1), two (2), three (3), four (4), five (5), etc.

Ordinal Number (Bilangan Urutan)
Contohnya: first (1st), second (2nd), third (3rd), fourth (4th), fifth (5th), etc.

Fraction Number (BIlangan Pecahan)

Contoh:
1/2 = a half
1/3 = a third
1/4 = a fourth / a quarter
2/3 = two-third
2/4 = two-fourth
3 ½ = three and a half

Bentuk Bilangan Pecahan Desimal
0.5 = zero point five
1.7 = one point seven
3.75 = three point seven five
10.15 = ten point one five

5.    Adjectives of Indefinite Quantity (Kata Sifat Jumlah Tidak Tentu)

Many = banyak, untuk kata benda yang dapat dihitung (countable nouns) pada kalimat negatif dan interogatif. Contohnya:
How many students are there?
She has no many shoes.

Much (banyak) = untuk kata benda yang tidak dapat dihitung (uncountable nouns) pada kalimat negatif dan interogatif. Contohnya:
Do you have much money?
I don’t drink much milk.

A lot of (banyak) = digunakan untuk kata benda yang dapat dihitung (countable nouns) pada kalimat positif, contohnya:
We bought a lot of clothes last week.
I have a lot of friends.

Plenty of (banyak) = digunakan untuk kata benda yang dapat dihitung (countable nouns) dan tidak dapat dihitung (uncountable nouns) dalam kalimat positif, contohnya:
There is plenty of vegetable in the freezer.
We have plenty of time.
A great many (banyak) = untuk kata benda yang dapat dihitung (countable nouns) pada kalimat positif, contohnya: My mother has a great many things.

Several (beberapa) = untuk kata benda yang dapat dihitung (countable nouns), contohnya:
Several students called on us last Sunday.
Her mother wants to stay for several days.

All (semua) = untuk kata benda yang dapat dihitung (countable nouns) dan tidak dapat dihitung (uncountable nouns), contohnya:
I don’t like her at all.
All the students must go now.

6.    Interrogative Adjectives (Kata Sifat Penanya)

Terdiri dari:  which, what, whose, contohnya:
Which shoes is yours?
What food do you want to eat?

Materi Kelas VII

SIMPLE PRESENT 

 Simple Present Tense adalah bentuk waktu yang digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau kegiatan yang berlangsung/terjadi pada waktu sekarang dalam bentuk sederhana, kegiatan atau pekerjaan yang dilakukan berulang-ulang, kebiasaan sehari-hari, peristiwa atau perbuatan yang tidak ada kaitannya dengan waktu, dan untuk mengekspresikan kebenaran umum.


Simple Present Tense menggunakan jenis "TO BE 1" and "VERB 1"
TO BE 1 terdiri dari: am, is, are (untuk selengkapnya, lihat tabel berikut)

I
Am
You

Are
They
We
He

Is
She
It

I


Do / Don't
You
They
We
He
She
It

Does / Doesn't

CATATAN:
DO dan DOES digunakan pada kalimat tanya.
DON'T (DO NOT) dan DOESN'T (DOES NOT) digunakan pada kalimat negatif.
TO BE 1 (am, is, are) digunakan ketika suatu kalimat tidak ada unsur kata kerja (NON VERB)

Rumus dan Contoh Kalimat Simple Present Tense

Mengekspresikan kalimat Simple Present Tense yang menggunakan kata kerja (VERB)

+
Subject + Verb 1 + Object
-
Subject + DON'T / DOESN'T + Verb 1 + Object
?
DO / DOES + Subject + Verb 1 + Object?
?
Question Word + DO/ DOES + Subject + Verb 1?

Contoh :
+
I speak English everyday
She speaks English everyday
-
I don't speak English
She doesn't speak English

?
Do you speak English?
Jawaban: Yes I do, atau No, I don't
Does she speak English?
Jawaban: Yes She does, atau No, She doesn’t
?
Why do you speak English everyday ?



PENTING:
Hanya pada kalimat positif, untuk subject "He, She, It", penggunaan kata kerjanya (VERB) harus diakhiri dengan "s/es." Penambahan “s/es” pada kata kerja dasar (inifinitive) adalah sebagai berikut:

Pada umunya kata kerjanya langsung ditambah dengan akhiran “-s”, contohnya:
Work – Works
Write – Writes
Speak – Speaks

Kata kerja yang berakhiran huruf “ch, o, s, sh, x” ditambah akhiran “-es”, contohnya:
Pass - Passes
Finish - Finishes
Teach - Teaches
Go - Goes
Fix - Fixes

Kata kerja yang berakhiran dengan huruf “-y” dan dimulai dengan huruf matiakhiran “-y” diubah menjadi “-i” kemudian ditambah “-es”, contohnya:
Study - Studies
Carry - Carries
Cry - Cries

Sedangkan kata kerjanya berakhiran dengan huruf “-y” yang diawali dengan huruf hidup, cukup ditambah dengan akhiran “-s” saja, contohnya:
Buy - Buys
Play - Plays
Say - Says

Apabila kata kerjanya diawali dengan huruf kata kerja bantu (Modal Auxiliaries), maka tidak mendapatkan tambahan “s/es”,contohnya:
He Will work
She Can open
He Must close

Fungsi Simple Present Tense pada kalimat verbal

Menyatakan suatu perbuatan yang menjadi kebiasaan atau yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu (Habitual Action), contohnya:
We study hard everyday.
She visits the library twice a month.

Menyatakan suatu kebenaran atau kenyataan umum, atau suatu kebenaran yang dianggap terjadi terus-mnerus (The General Truth), contohnya:
A year has twelve months.
The sun rises in the East.

Mengekspresikan kalimat Simple Present Tense yang tidak menggunakan kata kerja (Non VERB)

+
Subject + To be 1 + Non Verb + Object
-
Subject + To be 1 + NOT + Non Verb + Object
?
To be 1 + Subject + Non Verb + Object?
?
Question Word + To be 1 + Subject + Non Verb + Object?


Contoh :
+
I am a teacher.
She is a teacher.
-
I am not a teacher.
She is not a teacher.

?
Are you a teacher?
Jawaban: Yes I am, atau No, I am not
Is she a teacher?
Jawaban: Yes She is, atau No, She is not

?
What are you ?
Jawaban: I am a teacher
Where is your sister ?
Jawaban: She is here

Fungsi Simple Present Tense pada kalimat nomial

Untuk menyatakan suatu keadaan yang sedang berlangsung saat ini atau sekarang atau perbuatan yang merupakan suatu kebiasaan, contohnya:
I am a teacher.
They are here now.

Untuk menyatakan kebenaran umum, tetapi dalam kalimat nominal ini tidak digunakan keterangan waktu, contohnya:
Ice is cold.
Fire is hot.

Keterangan waktu untuk Simple Present Tense  yang digunakan adalah:
Every hour, every minute, every morning, everyday, in the morning, once a week, on Sunday, at five o’clock and so on.

Materi Kelas VIII

 COMPARISON DEGREES


The Degrees of Comparison (tingkat perbandingan) adalah istilah dalam bahasa inggris yang merupakan tingkat-tingkat perbandingan pada kata sifat (Adjectives). Adapun berdasarkan tingkatannya, The Degrees of Comparison dibagi menjadi 3 golongan:

1.       Positive degree. (Tingkat positif / biasa)
2.       Comparative degree. (Tingkat perbandingan / lebih)
3.       Superlative degree. (Tingkat terbaik/ paling)

Bentuk Comparative dibuat dari bentuk positif yang ditambah dengan akhiran –er atau r dan awalan more. Sedangkan Bentuk Superlative dibentuk dari bentuk positif yang ditambah dengan akhiran –est atau –st dan awalan most.

Cara membentuk The Degree of Comparison

Kata Sifat (Adjectives) yang terdiri atas satu suku kata, hanya ditambah dengan akhiran er dan –est.

Positive
Comparative
Superlative
cheap
cheaper
cheapest
great
greater
greatest
tall
taller
tallest
high
higher
highest
small
smaller
smallest
short
shorter
shortest
long
longer
longest
fast
faster
fastest
loud
louder
loudest
low
lower
lowest
old
older
oldest
strong
stronger
strongest
young
younger
youngest

Kata sifat yang terdiri dari satu suku kata dan berakhiran dengan satu huruf mati (Konsonan) yang diawali dengan huruf (Vokal), ditambah dengan akhiran –er dan –est. Satu huruf mati terakhir digandakan.

Positive
Comparative
Superlative
big
bigger
biggest
wet
wetter
wettest
hot
hotter
hottest
fat
fatter
fattest
thin
thinner
thinnest

Kata sifat (Adjective) yang berakhiran dengan huruf –y dan diawali satu atau dua huruf mati, maka –y diganti dengan –i dan kemudian ditambah –er atau -est.

Positive
Comparative
Superlative
happy
happier
happiest
lucky
luckier
luckiest
pretty
prettier
prettiest
lazy
lazier
laziest
busy
busier
busiest
crazy
crazier
craziest
dry
drier
driest
easy
easier
easiest
lovely
lovelier
loveliest
funny
funnier
funniest

Kata sifat yang berakhiran dengan huruf –y dan sebelumnya diawali dengan huruf hidup (Vokal) juga, maka huruf –y tidak mengalami perubahan dan langsung ditambah –er atau –est.

Positive
Comparative
Superlative
grey
greyer
greyest
lay
layer
layest

Kata sifat yang terdiri atas dua suku kata dan berakhiran dengan –er atau –ow langsung ditambah –er atau -est.

Positive
Comparative
Superlative
clever
cleverer
cleverest
shallow
shallower
shallowest
slow
slower
slowest

Kata sifat yang terdiri atas dua suku kata yang berakhiran dengan huruf –e, maka hanya ditambah dengan –r atau –st saja.

Positive
Comparative
Superlative
wise
wiser
wisest
polite
politer
politest
brave
braver
bravest
large
larger
largest
nice
nicer
nicest
wide
wider
widest
complete
completer
completest
simple
simpler
simplest

Kata sifat yang terdiri atas dua suku kata, akan tetapi tekanan pengucapannya jatuh pada suku kata pertama, tidak ditambah –er dan –est tetapi ditambah dengan more dan most.

Positive
Comparative
Superlative
famous
more famous
most famous
nervous
more nervous
most nervous
charming
more charming
most charming
 
Kata sifat yang terdiri atas tiga suku kata atau lebih, langsung ditambah dengan more atau most.

Positive
Comparative
Superlative
careful
more careful
most careful
careless
more careless
most careless
useful
more useful
most useful
useless
more useless
most useless
readable
more readable
most readable
terrible
more terrible
most terrible
difficult
more difficult
most difficult
diligent
more diligent
most diligent
different
more different
most different

Ada beberapa Kata Sifat (Adjective) yang bentuk Comparative (Lebih) maupun Superlative (Paling)-nya tidak mengikuti aturan seperti yang telah ditetapkan di atas, perhatikan tabel di bawah ini.

Positive
Comparative
Superlative
bad
worse
worst
ill
worse
worst
evil
worse
worst
good
better
best
many
more
most
much
more
most
a little
less
least
little
littler
littlest
late
later
later
last
latest
old
older
elder
oldest
eldest
far
farther
further
farthest
furthest
a few
less
least
few
fewer
fewest
hind
hinder
hindmost

CATATAN
Older dan oldest digunakan untuk orang dan benda, sedangkan elder dan eldest hanya digunakan untuk orang saja.

Contohnya:
She is my elder sister.
My truck is older than yours.

Farther dan farthest digunakan untuk menunjukkan jarak saja, sedangkan further dan furthest digunakan untuk menunjukkan jarak dan waktu.

Contohnya:
Bali is farther than Maluku.
We shall get further information.

Fungsi Positive Degree (Tingkat Positif)

Positive Degree digunakan untuk menyatakan suatu keadaan yang apa adanya.

Contoh: She is a beautiful girl.

Positive Degree digunakan untuk membandingkan dua benda atau orang yang tingkatannya sama, baik sifat, bentuk atau bagian lainnya.

Formulas:

as + positive + as
no less + positive + than
not more + positive + than
                                                                                                                                    
Contoh:
She is as beautiful as her sister.
(Artinya: Dia secantik saudara perempuannya)

She is no less beautiful than her sister.
(Artinya: Dia sama cantiknya dengan saudara perempuannya)

She is not more beautiful than her sister.
(Artinya: Dia tidak lebih cantik daripada saudara perempuannya = berarti sama cantiknya)

Dan untuk bentuk kalimat negatifnya dapat menggunakan rumus berikut:

not + as + positive + as

Contoh:
She is not as beautiful as her sister
(Artinya: Dia tidak secantik saudara perempuannya)

Fungsi Comparative Degree (Tingkat perbandingan / lebih)

Comparative Degree digunakan untuk membandingkan dua benda atau orang yang berbeda. Atau dengan kata lain digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu benda atau orang itu mempunyai sifat lebih dibandingkan yang lain.

Formula:

Comparative + than
                                                                                                                                  
Contoh:
My house is bigger than his house.
(Artinya: rumah saya lebih besar daripada rumahnya)

Superlative Degree (Tingkat terbaik/ paling)

Superlative Degree digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang atau suatu benda mempunyai sifat melebihi atau mengungguli dibandingkan yang lainnya. Pada umumnya digunakan untuk membandingkan tiga benda atau lebih.

Formulas:

the + superlative + nouns + in
the + superlative + of
the + superlative + noun

Contoh:
He is the funniest student in this class.
(Artinya: Dia adalah murid paling lucu di kelas)

She is the most beautiful of all the girls.
(Artinya: Dia adalah wanita paling cantik diantara semua wanita)

This is the most expensive car.
(Artinya: Ini adalah mobil paling mahal)

Inovasi Pembelajaran Digital : SAGUSABLOG

  Menggagas Inovasi Pembelajaran Digital: Sukseskan Program Sagusablog IGI Ikatan Guru Indonesia (IGI) terus berkomitmen dalam meningkatkan...